Review Singkat

Negeri 5 Menara adalah novel besutan Ahmad Fuadi. Novel yang menuturkan pengalaman 6 sahabat selama menuntut ilmu di Pondok Madani. Jika mengingat stempel best seller dan bahkan dijadikan episode dalam Kick Andy, terus terang aku agak sedikit kecewa. Novel ini well, let say, apik tapi memiliki lobang yang menganga yaitu penokohan dalam novel yang kurang kuat. Dialog-dialognya kurang berkarakter, dan pembaca seakan ‘dipaksa’ menyelami Baso, Raja, Atang, Said dan Dulmajid hanya dari satu pilihan yang dominan, lewat opini penulis saja.
Bahwa Raja itu pintar dan pendiam. Baso itu pintar dan pendiam, Atang itu agak pintar dan pendiam, Mm ya ya, aku sebenernya lupa yang mana yang pintar dan pendiam. hehe
See? itulah knp kubilang penokohannya kurang kuat.
But, secara nilai nilai, novel ini bisa dibilang cukup menginspirasi kita. Usaha untuk terus mencapai cita-cita. Kegigihan para pejuang Allah menuntut ilmu dari pagi hingga pagi berikutnya. Persaudaraan yang erat di tanah rantau. Keikhlasan menerima hukuman bila kita bersalah. Kecemerlangan dan wakaf diri pengajar pondok. Dan tentu saja Semboyan Man Jadda Wajada bertebaran sebagai pengingat bahwa mereka yang berhasil adalah mereka yang bersungguh-sungguh.
***
Untuk temen-temen yang sedang mengejar impian, buku Negeri Lima Menara ini kubersembahkan GRATIS! Hanya berharap semoga bisa menjadi sahabatmu yang terus menerus mengobarkan semangatmu sampai di ujung yang kau tuju.
Tapi karena hari ini kerjaan sedang banyak, dan keblug tak punya waktu moderasi, jadi Buku kuberikan pada komentator pertama yang meneriakkan lantang MAN JADDA WAJADA.
Ok guys!? Keep fighting!! MAN JADDA WAJADA!!

MAN JADDA WAJADA
wek kek kek, iseng puol
MAN JADDA WAJADA!! 
Eh udah ya? Nangis
hadiahnya boleh diganti brownies(bukan kukus)deh *lagi ngidam*, dianter langsung ke tanah abang, sekalian mau ketemu sama tante yang cantik *mosok kenal bertahun2 -halah- rung tau ketemu*
MAN JADDA WAJADA….gue tetep milih “sicacing dan kotoran kesayangannya…”..mereka yang berhasil adalah mereka yang bersungguh-sungguh....ayo donk keblug….gue dah sungguh2 banget dari kmrn…:-D
ah uda punya *melengos*
@ira yus. sik sik mari diklirkan.
1. awakmu ngidam brownies bukan kukus atau ngidam diriku yang cantik inih??
2. sakjane wis duwe buku ini ato belum (secara dirimu mirip erma, yang mengganggap gramedia semacam t4 relaksasi hihihi)
@heny, hihihi tetap semangat!!
@erma, *mengeloes*
1. Ngidam tante bawa brownies
2. Belum punya, jadi tetep berminat sama bukunya *nggragas* (sekarang klo ke gramed langsung ke tempat buku anak-anak nyari buku buat si kakak)
MAN JADDA WAJADA … MAN JADDA WAJADA .. MAN JADDA WAJADA
meski gagal pertamax, tetep bersemangat MAN JADDA WAJADA MAN JADDA WAJADA … “siapa yang bersungguh2 pasti berhasil” .. Aku sudah bersungguh2 semoga berhasil,, hiks
sangat inspiratif dan pengalaman membanggakan yang layak ditiru…
Bagus, bagus. Salut atas semangat membacanya yang sangat tinggi. Sekaligus mengajak orang lain lebih dekat dengan buku. Sudah membaca buku Trilogi Natural Intelligence: (1) “Melampaui Keserakahan Seekor Nyamuk”, (2) “Ketika Kuda Semut dan Gajah Bekerja” dan (3) “Ternyata Semutnya Ada Di Sini”?
Waaah ada pak Dadang Kadarusman. Triloginya belum baca, Pak.
Boleh dong keblug dikirim bukunya
Nanti keblug review disini…
*dari judulnya udah penasaran nih…
ehhhmmm,,,slalu ada kamu,,klo lg butuh buku baru,,,tq
waw rayuannya…
)
tq comeback alias trimakasih kembali :p
ngeeekkkkkkkkkkkk………
kirain beneraaaaaaaaaannnnnnnn……………
keblug: beneran apa? beneran gratis? udah ada pemenangnya tuh…
heloooo